Sejarah, aktualitas, dan implementasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan nyata harus benar-benar dipahami setiap warga negara Indonesia. Keharusan untuk memahaminya ini tak bisa ditawar lagi, sebab Pancasila merupakan ideologi negara dan falsafah hidup bangsa, di mana setiap nilai, pelajaran, sejarah, dan semangatnya, harus benar-benar terpatri dalam sanubari setiap anak negeri. Salah satu karya yang memotret dengan baik sejarah, aktualitas, dan implementasi Pancasila ialah Wawasan Pancasila karya Yudi Latif. Buku ini menyajikan informasi lengkap dan data akurat bagi siapa saja yang ingin memahami lebih dalam dan lebih implementatif nilai-nilai Pancasila, bukan sekadar retorika yang disampaikan lewat panggung pidato atau penyampaian konseptual belaka di ruang-ruang diskusi. Mengingat pentingnya karya itu, Friedrich-Ebert-Stiftung(FES) berinisiatif mempublikasikan uraian gagasan-gagasannya dengan mengekstraknya ke dalam bentuk rekaman grafis. Kami mencoba membuat versi rekaman grafis dengan tujuan agar memudahkan pembaca menangkap pesan utama dari buku tersebut. Untuk memperkaya alternatif dan memberikan pilihan dalam mengakses rekaman grafis ini, kami membuatnya menjadi dua versi, yakni versi digital(dalam bentuk video) dan non-digital(dalam bentuk buku). Rekaman grafis yang kami beri judul“Membaca Wawasan Pancasila dalam Rekaman Grafis” ini adalah hasil goresan tangan Agus GR Ramadani, yang dibuat berdasarkan seri Kuliah Umum Wawasan Pancasila yang diselenggarakan setiap dua minggu sekali secara daring pada Agustus hingga September 2020, yang terselenggara atas kerja sama Kemenko PMK, FES Indonesia, dan PSIK Indonesia, sebagai bagian dari kegiatan Sekolah Harmoni Indonesia(SHI). Friedrich Ebert Stiftung Indonesia Jl. Kemang Selatan II No. 2A, Jakarta 12730 Telp.(021) 7193711
Einzelbild herunterladen
verfügbare Breiten