Druckschrift 
Membangun Perlindungan Sosial yang Inklusif bagi Penyandang Disabilitas
Entstehung
Einzelbild herunterladen
 

Survei adalah salah satu metode pengumpulan data dalam penelitian kuantitatif. Survei digunakan untuk memotret data kebutuhan dasar penyandang disabilitas. 100 responden dari Kabupaten Lombok Tengah dan 106 responden dari Kabupaten Klaten terpilih dan bersedia berpartisipasi dalam survei. Mereka dipilih menggunakan †eknik simple random sampling. 3. Wawancara mendalam (in-depth interview) Wawancara mendalam dianggap sebagai metode yang tepat untuk mendalami kehidupan dan situasi sehari-hari dari sekelompok masyarakat yang rentan serta memahami kebiasaan masyarakat dalam konteks yang lebih luas(De Vaus, 2002). Wawancara mendalam dilakukan terhadap key informan dengan menggunakan metode wawancara semi terstruktur( semi-structured interview ). Untuk memilih informan, peneliti menggunakan purposive sampling dengan memilih informan yang kaya informasi terkait topik yang akan diteliti (Babbie, 2016). Peneliti dapat menggunakan justifikasi kayanya informasi dari informan dalam menyeleksi informan dalam studi ini(Neuman, 2011). Wawancara secara mendalam dilakukan kepada penyandang disabilitas yang telah mengisi survei sebelumnya, dipilih berdasarkan keterwakilan jenis disabilitas, umur, jenis kelamin, dan tingkat ekonomi. Sebanyak 15 orang dari masing-masing kabupaten terpilih untuk diwawancarai. Tabel 1 adalah profil penyandang disabilitas yang diwawancarai. Tabel 3. Informan penyandang disabilitas yang diwawancarai Nama Umur 1. L(diwakili 12 oleh S, ibunya) 2. V(diwakili 14 oleh K, ibunya) 3. R(diwakili 9 oleh TE, ibunya) 4. S 45 5. P 46 6. JW 43 7. S 33 8. I 35 9. J 53 10. M 45 Jenis Kelamin P P L L L L L P L P Jenis Disabilitas disabilitas ganda Asal Klaten autisme Klaten Celebral Palsy Klaten Fisik Fisik decubitus Netra Tuli Fisik Tuli Klaten Klaten Klaten Klaten Klaten Klaten Klaten 44